
Perpisahan Kelas IX MTS Istighfarlah Berlangsung Khidmat, Diwarnai Momen Haru Siswa Membasuh Kaki Ibu
SUMEDANG, Narasi.id – Perpisahan siswa kelas IX MTS Istighfarlah tahun ini berlangsung sederhana namun penuh kekhidmatan. Digelar di lingkungan sekolah dengan suasana terbuka yang hangat, acara tersebut dihadiri oleh para guru, orang tua siswa, serta seluruh peserta didik yang sejak awal sudah larut dalam nuansa haru dan kebersamaan.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan-sambutan, hingga penampilan siswa yang menampilkan kesan dan pesan perpisahan. Sejumlah guru tampak beberapa kali menahan haru saat melihat anak didiknya yang selama ini dibimbing kini bersiap melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.
Puncak acara menjadi momen paling menyentuh ketika para siswa kelas IX yang telah dinyatakan lulus melakukan penghormatan kepada orang tua, khususnya ibu, dengan membasuh kedua kaki mereka masing-masing. Tradisi ini berlangsung khidmat dan penuh emosi, menghadirkan suasana yang sulit digambarkan dengan kata-kata.
Tangis haru pecah di berbagai sudut ruangan. Para siswa tampak bersimpuh sambil memegang kaki ibu mereka, sebagai simbol bakti dan rasa terima kasih atas segala pengorbanan yang telah diberikan selama ini. Tidak sedikit orang tua yang membalas dengan pelukan erat, seolah enggan melepaskan anak yang akan melangkah menuju fase kehidupan baru.

Kepala sekolah Imanudin, S.Ag menegaskan bahwa perpisahan ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai moral dan spiritual.
“Perpisahan harus meninggalkan kesan yang indah bagi para siswa, bukan hanya secara seremonial, tetapi juga membentuk karakter yang kuat, berakhlak, dan memiliki rasa hormat yang tinggi kepada orang tua,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah berharap pengalaman ini menjadi bekal moral yang melekat dalam diri siswa, sehingga mereka tidak hanya sukses dalam akademik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang rendah hati, berbakti, dan bertanggung jawab.
Di akhir acara, suasana semakin emosional ketika seluruh siswa dan guru saling bersalaman, berpelukan, dan mengabadikan momen bersama. Meski perpisahan menjadi tanda berakhirnya satu fase, namun nilai kebersamaan dan pendidikan karakter yang tertanam di MTS Istighfarlah diyakini akan terus hidup dalam perjalanan para alumni ke depan. (ES/NR01)