Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Login
narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Login
Home/Catatan Elang Salamina/Viral Bukan Bukti, Diam Bukan Jawaban
Catatan Elang SalaminaPemerintahanPolitik

Viral Bukan Bukti, Diam Bukan Jawaban

By admin
Agustus 29, 2026 2 Min Read
0

ADA satu pertanyaan yang sering muncul ketika pejabat publik terseret dugaan tindakan tercela: kalau kasusnya belum terbukti secara hukum, apakah DPRD harus diam saja?

Jawabannya sederhana. DPRD tidak harus diam, tapi juga tidak boleh ikut menghakimi. Sebab begitu sebuah dugaan menyeret pimpinan daerah dan jadi perbincangan luas, urusannya bukan lagi sekadar pribadi. Ada kepercayaan publik dan marwah pemerintahan yang ikut dipertaruhkan.

Belum Terbukti Bukan Berarti Tak Perlu Diperiksa

Praduga tak bersalah tetap harus dihormati. Viral bukan bukti hukum, karena informasi yang beredar luas belum tentu utuh dan benar. Jadi tidak tepat kalau seseorang langsung dianggap bersalah hanya karena kasusnya ramai dibicarakan.

Tapi kalimat “belum terbukti” juga tidak boleh dipakai sebagai alasan untuk menghindari klarifikasi. Justru karena belum terbukti, di situlah perlu ada proses untuk mencari kejelasan. Inilah fungsi pengawasan DPRD.

UU Nomor 23 Tahun 2014 memberi DPRD tiga fungsi: membuat peraturan daerah, mengawasi anggaran, dan mengawasi jalannya pemerintahan. Artinya, DPRD tidak perlu menunggu putusan pengadilan hanya untuk bertanya. Bertanya bukan menghakimi. Meminta klarifikasi bukan menuduh.

Pertanyaan yang lebih penting justru untuk DPRD sendiri: ketika publik sudah gaduh, langkah apa yang diambil? Kalau ada dugaan pidana, biarkan penegak hukum yang bekerja. Tapi kalau soalnya menyangkut kebijakan atau kinerja kepala daerah, DPRD punya alat sendiri, yaitu hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat.

Ada kebiasaan buruk dalam politik kita. Sebuah kasus ramai, publik menuntut jawaban, lalu waktu berlalu tanpa kejelasan sampai perhatian orang pindah ke isu lain. Padahal hilangnya pemberitaan bukan berarti masalahnya selesai. Publik berhak tahu: apakah dugaan itu tidak terbukti, sedang diperiksa, atau malah tidak pernah diperiksa sama sekali.

DPRD juga perlu berhati-hati agar tidak ikut terseret opini media sosial. Yang paling ramai dibicarakan belum tentu yang paling benar. Sikap yang tepat adalah memeriksa dengan kepala dingin, mendengar semua pihak, lalu mengambil keputusan lewat mekanisme kelembagaan yang ada.

Regulasi Sudah Menyediakan Ruang

DPRD sebenarnya punya cukup instrumen hukum. UU Nomor 23 Tahun 2014 dan PP Nomor 12 Tahun 2018 mengatur hak-hak DPRD serta tata caranya. Jadi kalau suatu persoalan memenuhi syarat, DPRD bisa meminta penjelasan atau membuka pengawasan lebih jauh, bukan sekadar menunggu isu itu reda dengan sendirinya.

Kualitas DPRD bukan diukur dari seberapa keras mereka bersuara, tapi dari seberapa berani mereka memakai kewenangannya secara objektif, termasuk saat berhadapan dengan kekuasaan. Pemerintahan yang sehat justru pemerintahan yang bersedia diperiksa. Pengawasan bukan permusuhan, klarifikasi bukan serangan, dan meminta pertanggungjawaban bukan berarti menjatuhkan seseorang.

Masyarakat sebenarnya tidak selalu menuntut vonis cepat. Yang mereka mau lebih sederhana: kejelasan. Kalau tuduhannya keliru, luruskan. Kalau ada pelanggaran, teruskan ke lembaga berwenang. Kalau tidak terbukti, sampaikan secara terbuka.

DPRD tidak perlu memilih antara diam atau menghakimi. Ada jalan ketiga yang lebih bermartabat: memeriksa, mengawasi, mengklarifikasi, lalu bersikap berdasarkan fakta dan kewenangan. Sebab pertanyaan sesungguhnya bukan soal ramai atau tidaknya sebuah kasus, melainkan apakah lembaga yang diberi mandat mengawasi benar-benar hadir, atau memilih menunggu sampai semua orang lupa. (ES/NR01)

Tags:

DPRDKasus ViralKepentingan Publikpemerintahan daerahPengawasanPimpinan DaerahPolitik LokalTransparansi.
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Revitalisasi SDN Padasuka III Berjalan Sesuai Progres, Pelaksana Pastikan Mutu Pekerjaan Terjaga

Next

PLN Indonesia Power UBP Jatigede dan PJT II Kolaborasi Dorong Kemandirian Masyarakat melalui Bioflok dan Pengelolaan Sampah

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Recent Posts

    • Investigasi Wakil Bupati Sumedang : Jangan Cuma Cari Salah, Cari Kebenaran
    • Kualitas Hotmix dan Ketebalan Sesuai RAB, Pekerjaan CV Mitra Anom di Jalan Tanjungsari – Haurgombong Tuai Apresiasi
    • Membaca Sikap DPRD Sumedang dalam Polemik Dugaan Kasus Wabup
    • Musda XI Golkar Sumedang dan Jalan Menuju Babak Baru 
    • Asep Kurnia Pimpin SC Musda XI Golkar Sumedang, Suksesi Ketua Mulai Bergulir

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • September 2026
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Oktober 2025
    • September 2025

    Categories

    • Advetorial
    • Baznas Sumedang
    • Bunda Bilqis
    • Catatan Elang Salamina
    • Destinasi Wisata
    • Detail Berita
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Internasional
    • Isu Panas
    • Kabar Baznas
    • Kabar Desa
    • Kabar Parlemen
    • Kabar Sumedang
    • Olahraga
    • Opini
    • Parlemen
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sepak bola
    • Sosok
    • Sosok Inspiratif
    • Uncategorized
    Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
    • X
    • Instagram
    • Facebook
    • YouTube
    Work Experience

    Velora Labs

    Frontend Developer

    2021-present

    Luxora Digital

    Web Developer

    2019-2021

    Averion Studio

    Support Specialist

    2017-2019

    Available for Hire
    Get In Touch

    Recent Posts

    • Investigasi Wakil Bupati Sumedang : Jangan Cuma Cari Salah, Cari Kebenaran
      oleh admin
      September 4, 2026
    • The Hidden Potential of Bitcoin
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      September 30, 2025
    • Kickstart Your Blogging Journey Today
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      September 30, 2025
    • Morning Routines That Boost Your Productivity
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      Oktober 1, 2025

    Search...

    Technologies

    Figma

    Collaborate and design interfaces in real-time.

    Notion

    Organize, track, and collaborate on projects easily.

    DaVinci Resolve 20

    Professional video and graphic editing tool.

    Illustrator

    Create precise vector graphics and illustrations.

    Photoshop

    Professional image and graphic editing tool.

    Latest Posts

    • Yuslita Sumartini Bilqis, SM : Dari Dunia Usaha Menuju Sosok Perempuan Berpengaruh di Sumedang
      NAMA Yuslita Sumartini Bilqis, yang akrab disapa Bunda Bilqis, kini… Baca Selengkapnya: Yuslita Sumartini Bilqis, SM : Dari Dunia Usaha Menuju Sosok Perempuan Berpengaruh di Sumedang
    • Warga Dusun Cijelag Bangun Gapura Secara Swadaya, Bukti Nyata Kepedulian Lingkungan di Sumedang
      SUMEDANG, Narasi.id — Kepedulian warga Dusun Cijelag, Desa Tomo, Kecamatan… Baca Selengkapnya: Warga Dusun Cijelag Bangun Gapura Secara Swadaya, Bukti Nyata Kepedulian Lingkungan di Sumedang
    • Viral Dulu, Bantu Nanti? Janda Korban Kebakaran Ujungjaya Menanti “Keajaiban” Birokrasi Sumedang 
      SUMEDANG, Narasi.id – Api yang melumat habis rumah milik Lina… Baca Selengkapnya: Viral Dulu, Bantu Nanti? Janda Korban Kebakaran Ujungjaya Menanti “Keajaiban” Birokrasi Sumedang 
    Copyright 2026 — Narasi.ID. All rights reserved.