
Sampaikan Amanat Gubernur Jawa Barat, Yudi Purwana Ajak Peserta MPLS SMKN 1 Cipaku Wujudkan Generasi Pancawaluya
CIAMIS, Narasi.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Cipaku, Kabupaten Ciamis, menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter kepada peserta didik baru. Pada pembukaan MPLS tersebut, Yudi Purwana, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Bina Karya (PPSGBK), dipercaya sebagai pembina upacara untuk membacakan amanat Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cipaku, jajaran guru, tenaga kependidikan, serta ratusan peserta didik baru yang mengikuti rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.
Dalam amanat Gubernur Jawa Barat yang disampaikan Yudi Purwana, ditegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial menyambut hari pertama masuk sekolah. Lebih dari itu, MPLS merupakan titik awal proses pembentukan karakter peserta didik melalui penguatan nilai-nilai budaya lokal Sunda yang terangkum dalam konsep Pancawaluya.
“MPLS bukan sekadar hari pertama masuk sekolah, melainkan awal mula proses pembentukan karakter manusia waluya, sosok pelajar yang memiliki keselarasan jasmani, akal, perasaan, sosial, dan kehendak,” demikian amanat Gubernur Jawa Barat yang dibacakan Yudi Purwana.
Pancawaluya Jadi Fondasi Pelajar Berkarakter
Dalam amanat tersebut dijelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong seluruh satuan pendidikan untuk menanamkan lima nilai inti kompetensi pelajar Jawa Barat sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
Kelima nilai tersebut meliputi:
Cageur, yakni sehat lahir dan batin serta mampu mengelola emosi secara baik.
Bageur, menghormati guru, menyayangi orang tua, serta peduli terhadap sesama.
Bener, menjunjung tinggi disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian dalam menegakkan kebenaran.
Pinter, memiliki kemampuan berpikir kritis, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Singer, kreatif, inovatif, berinisiatif, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan.
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda Jawa Barat yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta berakar kuat pada budaya bangsa.
Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh yang Aman dan Menyenangkan
Melalui amanat Gubernur Jawa Barat, seluruh warga sekolah juga diajak bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan sebagai ruang tumbuh bagi peserta didik.
Sekolah diharapkan menjadi tempat yang mampu mengembangkan seluruh potensi siswa, baik dalam aspek akademik, karakter, kreativitas, maupun keterampilan hidup sehingga mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi perkembangan global tanpa kehilangan jati diri.
Kehadiran unsur Forkopimcam Cipaku dalam pembukaan MPLS menjadi bentuk dukungan lintas sektor terhadap upaya membangun ekosistem pendidikan yang kondusif serta memperkuat kolaborasi dalam pembinaan generasi muda.
Melalui pelaksanaan MPLS yang mengedepankan nilai Pancawaluya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap lahir generasi pelajar yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer, sebagai pondasi menuju terwujudnya sumber daya manusia Jawa Barat yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (ES/NR01)