
Revitalisasi KB Raksa Muda Mandiri Dikerjakan Sesuai Spesifikasi, Ditargetkan Jadi Ruang Belajar yang Nyaman
SUMEDANG, Narasi.id — Revitalisasi sarana pendidikan di KB Raksa Muda Mandiri terus dikerjakan dengan mengedepankan kualitas bangunan dan kesesuaian material terhadap spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang mendapat dukungan Bantuan Pemerintah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.
Berdasarkan papan informasi kegiatan di lokasi, pekerjaan dilaksanakan oleh P2SP dengan sumber dana APBN Tahun Anggaran 2026. Nilai bantuan yang tercantum mencapai Rp212,2 juta, dengan waktu pelaksanaan mulai 10 Agustus hingga 1 November 2026.
Pelaksana kegiatan, Alan, mengatakan pihaknya berupaya menjaga kualitas pekerjaan sejak pemilihan material hingga proses pembangunan. Setiap material yang digunakan maupun hasil pekerjaan di lapangan dipastikan mengacu pada spesifikasi teknis dan standar yang telah ditentukan.
“Kami selalu memastikan material dan hasil bangunan sesuai spesifikasi teknis serta standarisasi proyek. Kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama,” ujar Alan.
Menurutnya, pembangunan bukan sekadar mengejar selesainya pekerjaan secara fisik. Ada tanggung jawab yang harus dijaga karena fasilitas tersebut nantinya digunakan langsung oleh anak-anak dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
“Semua pekerjaan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Kami berharap hasil bangunannya bisa benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar dengan tenang dan nyaman,” katanya.
Dengan proses pengerjaan yang memperhatikan spesifikasi teknis, revitalisasi KB Raksa Muda Mandiri diharapkan menghasilkan sarana pendidikan yang lebih layak, aman dan mendukung proses pembelajaran.
Hasil akhir pekerjaan nantinya diharapkan tidak hanya memperbaiki tampilan fisik sekolah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan tenaga pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.
Program revitalisasi ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih baik. Sebab, bangunan sekolah yang layak bukan sekadar tempat berdiri dan belajar, tetapi menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk tumbuh, bermain dan menimba ilmu dengan rasa aman. (RKM/NR04)