
Baznas Sumedang Siapkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 250 Anak Yatim, Perkuat Akses Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial
SUMEDANG, Narasi.id – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kembali diwujudkan melalui program bantuan pendidikan bagi anak-anak yatim piatu. Di bawah kepemimpinan H. Ayi Subhan Hafas, S.H., M.M., lembaga pengelola zakat tersebut akan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 250 anak yatim piatu yang berasal dari tujuh kelurahan di Kabupaten Sumedang.
Program yang direncanakan berlangsung menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027 itu menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Baznas terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga rentan. Penyaluran bantuan dijadwalkan digelar di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) dan akan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan daerah.
Bantuan yang diberikan meliputi tas sekolah, buku tulis, alat tulis, seragam sekolah, hingga sepatu. Seluruh kebutuhan tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memastikan anak-anak yatim dapat memulai tahun ajaran baru dengan lebih percaya diri dan semangat belajar yang tinggi.
Ketua Baznas Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama program pendayagunaan zakat yang dijalankan lembaganya.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami ingin memastikan anak-anak yatim tetap memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita mereka. Baznas hadir untuk membantu mereka agar tidak terkendala oleh keterbatasan ekonomi,” ujar H. Ayi Subhan, saat bincang-bincang ringan disela kesibukannya, Rabu (24/6/26).
Menurut Ayi, program tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas dalam mengimplementasikan konsep zakat produktif dan zakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia menilai bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kualitas pendidikan generasi mudanya.
Selaras dengan Amanat Regulasi dan Program Pemerintah
Langkah Baznas Sumedang tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menegaskan bahwa zakat dapat didayagunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Selain itu, program bantuan pendidikan juga selaras dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya terkait pemenuhan hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi.
Di tingkat daerah, program ini mendukung visi Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. Bantuan perlengkapan sekolah menjadi salah satu bentuk intervensi sosial yang membantu mengurangi risiko anak putus sekolah akibat faktor ekonomi, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu yang memperoleh kesempatan belajar secara layak dan berkelanjutan.
Dari Pendidikan hingga Sunatan Massal
Tidak berhenti pada program bantuan pendidikan, Baznas Sumedang juga telah menyiapkan agenda sosial lainnya berupa sunatan massal bagi masyarakat kurang mampu.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelayanan sosial dan kesehatan yang secara rutin digelar Baznas sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.
H. Ayi Subhan Hafas menegaskan bahwa Baznas akan terus memperluas jangkauan program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin kehadiran Baznas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi. Semua program ini merupakan bentuk amanah dari para muzaki yang harus kami salurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata,” katanya.
Melalui berbagai program tersebut, Baznas Sumedang kembali menunjukkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, kehadiran program bantuan pendidikan bagi anak yatim menjadi harapan baru agar tidak ada generasi yang kehilangan masa depan hanya karena keterbatasan biaya sekolah. (ES/NR01)