
Pembangunan Infrastruktur Jalan di Sumedang Berjalan Lancar, Dukung “Jawa Barat Istimewa”
SUMEDANG, Narasi.id — Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Sumedang terus berjalan sepanjang 2026. Pekerjaan ini ditangani oleh UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas konektivitas antardaerah.
Pejabat Pembuat Komitmen UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV, Suranta, S.T., mengatakan pekerjaan diarahkan agar sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penyelesaian fisik saja tidak cukup; infrastruktur yang dibangun harus benar-benar bisa digunakan secara optimal.
“Yang paling penting adalah pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Suranta.
Ia menambahkan, pekerjaan infrastruktur membutuhkan pengawasan dan pengendalian berkelanjutan agar pelaksanaannya sesuai perencanaan dan standar teknis yang ditetapkan.
Konektivitas Antarwilayah Semakin Kuat
Sejumlah ruas jalan provinsi di Sumedang menjadi jalur penting yang menghubungkan kawasan perkotaan dengan wilayah perdesaan, sekaligus akses menuju kawasan ekonomi dan sentra produksi masyarakat. Perbaikan kondisi jalan berdampak luas: petani lebih mudah mengangkut hasil pertanian, pelaku usaha mendapat kelancaran distribusi barang, dan masyarakat umum merasakan kenyamanan serta keamanan dalam beraktivitas.
Pembangunan ini sejalan dengan visi Jawa Barat Istimewa, Lembur Diurus, Kota Ditata. Konektivitas antarwilayah yang lebih kuat diharapkan memberi akses lebih baik bagi masyarakat daerah terhadap pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.
Manfaat Jangka Panjang Jadi Tantangan Berikutnya
Selesainya pekerjaan fisik bukan akhir dari tanggung jawab pemerintah. Infrastruktur yang telah dibangun tetap membutuhkan pemeliharaan rutin agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Keberhasilan pembangunan jalan pada akhirnya tidak hanya diukur dari selesainya konstruksi, tetapi juga dari bagaimana jalan tersebut terus digunakan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sumedang dan Jawa Barat secara keseluruhan. (ES/NR01)