
49 Tahun BKPRMI, Ayi Subhan Hafas: Pemuda Masjid Harus Jadi Garda Generasi Qur’ani
SUMEDANG, Narasi.id – Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Sumedang memperingati Milad BKPRMI ke-49 yang jatuh pada 3 September 2026.
Peringatan hampir setengah abad perjalanan organisasi tersebut menjadi momentum bagi BKPRMI Sumedang untuk memperkuat peran pemuda dan remaja masjid dalam menyiapkan generasi Qur’ani serta menyongsong masa depan Indonesia yang lebih gemilang.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, S.H., M.M, mengatakan Milad ke-49 bukan sekadar perayaan perjalanan organisasi, melainkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pengabdian.
“BKPRMI harus terus istiqamah dalam berkhidmat, memperkuat peran pemuda dan remaja masjid serta menjadi garda terdepan dalam membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cinta masjid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Ayi Subhan Hafas dalam momentum Milad BKPRMI ke-49.
Tahun ini, BKPRMI mengusung semangat “Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045”.
Tema tersebut dinilai memiliki makna strategis, mengingat Indonesia tengah mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi bonus demografi dan tantangan menuju satu abad kemerdekaan Republik Indonesia pada 2045.
Menurut Ayi, masjid tidak seharusnya hanya dipandang sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual. Lebih dari itu, masjid harus menjadi pusat pembinaan karakter, pendidikan, pemberdayaan serta ruang tumbuh bagi generasi muda.
Pemuda dan remaja masjid, kata dia, memiliki posisi penting dalam menjaga keberlanjutan peran masjid di tengah perubahan sosial yang berlangsung semakin cepat.
“Generasi muda hari ini menghadapi tantangan yang berbeda. Karena itu, gerakan pemuda masjid juga harus mampu bertransformasi tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak,” katanya.
Transformasi tersebut, lanjutnya, dapat dilakukan melalui penguatan pendidikan Al-Qur’an, pembinaan kepemudaan, pengembangan kepemimpinan, peningkatan literasi, hingga pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.
BKPRMI Sumedang juga berharap keberadaan pemuda dan remaja masjid semakin mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Dengan usia organisasi yang telah memasuki 49 tahun, BKPRMI diharapkan terus menjaga konsistensinya dalam melahirkan kader-kader yang memiliki karakter religius, wawasan kebangsaan serta kepedulian sosial.
Ayi menegaskan, cita-cita Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.
“Indonesia Emas tidak cukup hanya dibangun dengan kecerdasan dan kemajuan teknologi. Bangsa ini juga membutuhkan generasi yang memiliki akhlak, integritas, kepedulian serta tanggung jawab terhadap masa depan,” ujarnya.
Peringatan Milad ke-49 BKPRMI pun menjadi pengingat bahwa pembinaan generasi Qur’ani merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa.
Melalui masjid dan gerakan kepemudaan, BKPRMI Sumedang berkomitmen terus mengambil bagian dalam membentuk generasi yang religius, mandiri, berdaya saing dan tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.
“Selamat Milad BKPRMI ke-49. Semoga terus istiqamah dalam berkhidmat dan semakin kuat dalam menyiapkan generasi Qur’ani menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas H. Ayi Subhan Hafas. (ES/NR01)