Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Login
narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Login
Home/Advetorial/Kepemimpinan H. Ayi Subhan Hafas Bawa BAZNAS Sumedang Naik Kelas, dari Penghimpunan hingga Pemberdayaan
AdvetorialBaznas SumedangCatatan Elang Salamina

Kepemimpinan H. Ayi Subhan Hafas Bawa BAZNAS Sumedang Naik Kelas, dari Penghimpunan hingga Pemberdayaan

By admin
Agustus 21, 2026 4 Min Read
0

SUMEDANG, Narasi.id — Mengelola zakat bukan sekadar perkara menghimpun rupiah dari para muzaki. Di balik setiap rupiah yang dititipkan masyarakat, tersimpan amanah yang jauh lebih besar: memastikan dana itu kembali kepada mereka yang berhak dan memberi dampak nyata bagi kehidupan. Di titik inilah kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang, di bawah kepemimpinan H. Ayi Subhan Hafas, patut mendapat apresiasi. Bukan hanya karena deretan penghargaan yang diraih, melainkan karena pertumbuhan penghimpunan zakat, perluasan penerima manfaat, inovasi pelayanan, serta pergeseran pola penyaluran dari sekadar bantuan konsumtif menuju pemberdayaan yang berkelanjutan.

Capaian tersebut tentu bukan kerja seorang ketua seorang diri. Jajaran pimpinan, amil, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pemerintah daerah, para muzaki, dan masyarakat menjadi bagian penting di dalamnya. Kepemimpinan tetap memiliki peran menentukan arah, membangun kolaborasi, dan menjaga ritme organisasi. Rekam jejak Ayi layak dibaca secara proporsional dari sudut itu.

Pertumbuhan penghimpunan sebagai cermin kepercayaan publik

Indikator paling mudah dilihat dari kinerja BAZNAS Sumedang adalah kemampuannya meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada 2022, penghimpunan ZIS tercatat mencapai Rp37,301 miliar, tumbuh 3,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan manfaat yang dirasakan oleh 127.854 jiwa atau lembaga. Pada 2024, angka penghimpunan melonjak menjadi sekitar Rp47 miliar, melampaui target Rp45 miliar yang dipatok.

Angka-angka tersebut bukan sekadar deretan nominal. Meningkatnya penghimpunan menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus dijaga, sebab tidak mudah mengajak masyarakat menyerahkan sebagian hartanya kepada sebuah lembaga apabila lembaga itu tidak mampu menunjukkan kredibilitas dan manfaat nyata. Pertumbuhan penghimpunan, dengan kata lain, adalah bagian dari cerita panjang tentang kepercayaan publik.

Dari bantuan konsumtif menuju pemberdayaan mustahik

Zakat idealnya tidak berhenti sebagai santunan sesaat. Bantuan konsumtif memang dibutuhkan ketika masyarakat berada dalam kondisi mendesak, tetapi dalam jangka panjang mustahik membutuhkan jalan keluar agar dapat berdiri lebih mandiri. Semangat itu tecermin dalam sejumlah program BAZNAS Sumedang.

Di bidang pendidikan, Program Sumedang Cerdas pada 2023 menyalurkan sekitar Rp1 miliar kepada 2.408 pelajar. Di bidang pemberdayaan ekonomi, terdapat program Z-Auto dan pengembangan Balai Ternak BAZNAS di Desa Cijeungjing, Jatigede. Model semacam ini penting karena zakat mulai ditempatkan bukan semata sebagai instrumen pengurang beban hari ini, melainkan juga sebagai modal sosial untuk memperbaiki kehidupan mustahik pada hari esok. Cita-citanya lebih besar dari itu: mustahik tidak selamanya menjadi penerima.

Ekosistem zakat sejak dini dan lompatan digitalisasi

Salah satu inovasi menarik dari BAZNAS Sumedang adalah program BAZNAS Goes To School, yang membangun budaya infak di lingkungan pendidikan melalui jaringan UPZ sekolah. Pada 2024, BAZNAS RI mencatat terdapat 1.003 UPZ yang terlibat, terdiri atas UPZ di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. BAZNAS RI bahkan memberikan apresiasi khusus dan menyebut program ini layak menjadi contoh bagi BAZNAS daerah lain, hingga BAZNAS Kabupaten Bandung datang melakukan studi tiru ke Sumedang. Sebuah inovasi memang memiliki nilai lebih ketika bukan hanya meraih penghargaan, tetapi juga membuat pihak lain datang untuk belajar.

Perubahan zaman turut menuntut lembaga zakat beradaptasi. BAZNAS Sumedang mengembangkan sejumlah layanan berbasis digital, mulai dari sistem antrean, pendataan muzaki, notifikasi WhatsApp, hingga pemanfaatan Kartu Tangkis atau Tangkal Kemiskinan untuk mendukung penyaluran bantuan serta pemetaan penerima manfaat. Langkah ini mendapat pengakuan lewat BAZNAS Jabar Award 2024, ketika BAZNAS Sumedang meraih penghargaan Digitalisasi Pengelolaan ZIS Terbaik dan Infrastruktur BAZNAS Terbaik. Digitalisasi dalam konteks ini bukan sekadar soal penggunaan teknologi, melainkan menyangkut bagaimana lembaga membangun data, ketepatan sasaran, kecepatan pelayanan, dan transparansi.

Penghargaan yang datang berulang turut menjadi bagian dari perjalanan ini. Pada BAZNAS Award 2022, BAZNAS Sumedang memperoleh penghargaan kategori kelembagaan. Pada BAZNAS Award 2024, penghargaan datang untuk kategori sinergitas program bersama pemerintah daerah, disusul beberapa kategori lain pada BAZNAS Jabar Award 2024. Pada BAZNAS Award 2025, BAZNAS Kabupaten Sumedang kembali meraih penghargaan nasional, termasuk kategori pengumpulan ZIS. Penghargaan tentu bukan ukuran tunggal keberhasilan, tetapi ketika penghargaan datang berulang dari tingkat provinsi hingga nasional, seiring dengan pertumbuhan program, penghimpunan, dan inovasi, ada alasan objektif untuk mengatakan bahwa BAZNAS Sumedang tengah bergerak pada arah yang positif.

Kepemimpinan yang diukur dari manfaat, bukan pujian

Apresiasi terhadap H. Ayi Subhan Hafas tidak perlu dimaknai sebagai kultus terhadap seorang figur. Kepemimpinan yang baik semestinya dibaca dari cara sebuah lembaga bekerja, cara sistem dibangun, dan cara masyarakat merasakan manfaatnya. Ayi menjadi bagian penting dari perjalanan itu: memimpin ketika BAZNAS harus menghadapi pandemi, meningkatkan penghimpunan, memperluas jaringan UPZ, mengembangkan digitalisasi, sekaligus mendorong agar dana zakat tidak berhenti pada bantuan konsumtif.

Tantangan ke depan masih panjang. Kemiskinan tidak selesai hanya dengan santunan, pendidikan masih membutuhkan perhatian, pemberdayaan ekonomi harus terus dikawal, data mustahik harus semakin akurat, transparansi harus semakin kuat, dan kepercayaan muzaki harus terus dirawat. Karena itulah keberhasilan BAZNAS tidak boleh berhenti pada perayaan penghargaan. Trofi adalah tanda pencapaian, tetapi kepercayaan masyarakat adalah modal yang jauh lebih berharga.

Jika perjalanan beberapa tahun terakhir dibaca secara utuh, benang merahnya cukup jelas: BAZNAS Sumedang bergerak dari sekadar lembaga penghimpun dan penyalur zakat menuju lembaga pemberdayaan sosial. Dari Rp37,3 miliar penghimpunan pada 2022 menuju sekitar Rp47 miliar pada 2024, dari ribuan UPZ sekolah menuju gerakan infak yang lebih terstruktur, dari bantuan pendidikan dan kesehatan menuju pemberdayaan ekonomi, dari pelayanan konvensional menuju digitalisasi.

Itulah alasan mengapa kepemimpinan H. Ayi Subhan Hafas layak mendapat apresiasi, bukan karena namanya terpampang di balik penghargaan, melainkan karena di balik angka, program, dan capaian tersebut terdapat satu pekerjaan besar yang sering tidak terlihat: menjaga amanah masyarakat agar setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah memberi manfaat sejauh mungkin. Ukuran paling penting bukan seberapa banyak penghargaan yang memenuhi lemari, melainkan seberapa banyak kehidupan yang berubah menjadi lebih baik karena amanah itu dikelola dengan benar. Di sanalah perjalanan BAZNAS Sumedang patut terus dikawal, diapresiasi, sekaligus didorong untuk menjadi lebih baik, sebab zakat bukan hanya soal memberi, melainkan tentang membangun kepercayaan, menguatkan kepedulian, dan membuka jalan agar masyarakat yang hari ini menerima, suatu hari nanti mampu memberi. (ES/NR01)

Tags:

BAZNAS Jabar AwardBaznas Sumedangdigitalisasi zakatFilantropi IslamGoes To SchoolH. Ayi Subhan HafasPemberdayaan EkonomiSumedang CerdasZakatZIS
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Revitalisasi KB Raksa Muda Mandiri Dikerjakan Sesuai Spesifikasi, Ditargetkan Jadi Ruang Belajar yang Nyaman

Next

Menakar Dampak Penyaluran Zakat BAZNAS Sumedang: Dari Kepedulian Sosial hingga Pemberdayaan

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Recent Posts

    • Banjir Bandang Nepal-Tibet: Tragedi Alam dan Alarm Kesiapsiagaan Dunia
    • Lady Puspita: Wajah Muda Golkar dengan Kekuatan Elektoral
    • Tuti Ruswati, Motor Strategis di Balik Arah Pembangunan Sumedang 2027
    • Jaga Mutu Pembangunan, Revitalisasi SD Negeri Panyingkiran III Terapkan Standar Teknis 
    • Revitalisasi Kober Murai Sumedang Berjalan, Sarana Pendidikan dan Sanitasi Dibenahi

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Oktober 2025
    • September 2025

    Categories

    • Advetorial
    • Baznas Sumedang
    • Catatan Elang Salamina
    • Destinasi Wisata
    • Detail Berita
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Internasional
    • Kabar Baznas
    • Kabar Desa
    • Kabar Parlemen
    • Kabar Sumedang
    • Olahraga
    • Opini
    • Parlemen
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sepak bola
    • Sosok
    • Sosok Inspiratif
    • Uncategorized
    Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
    • X
    • Instagram
    • Facebook
    • YouTube
    Work Experience

    Velora Labs

    Frontend Developer

    2021-present

    Luxora Digital

    Web Developer

    2019-2021

    Averion Studio

    Support Specialist

    2017-2019

    Available for Hire
    Get In Touch

    Recent Posts

    • Banjir Bandang Nepal-Tibet: Tragedi Alam dan Alarm Kesiapsiagaan Dunia
      oleh admin
      Agustus 27, 2026
    • The Hidden Potential of Bitcoin
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      September 30, 2025
    • Kickstart Your Blogging Journey Today
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      September 30, 2025
    • Morning Routines That Boost Your Productivity
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      Oktober 1, 2025

    Search...

    Technologies

    Figma

    Collaborate and design interfaces in real-time.

    Notion

    Organize, track, and collaborate on projects easily.

    DaVinci Resolve 20

    Professional video and graphic editing tool.

    Illustrator

    Create precise vector graphics and illustrations.

    Photoshop

    Professional image and graphic editing tool.

    Latest Posts

    • Yuslita Sumartini Bilqis, SM : Dari Dunia Usaha Menuju Sosok Perempuan Berpengaruh di Sumedang
      NAMA Yuslita Sumartini Bilqis, yang akrab disapa Bunda Bilqis, kini… Baca Selengkapnya: Yuslita Sumartini Bilqis, SM : Dari Dunia Usaha Menuju Sosok Perempuan Berpengaruh di Sumedang
    • Warga Dusun Cijelag Bangun Gapura Secara Swadaya, Bukti Nyata Kepedulian Lingkungan di Sumedang
      SUMEDANG, Narasi.id — Kepedulian warga Dusun Cijelag, Desa Tomo, Kecamatan… Baca Selengkapnya: Warga Dusun Cijelag Bangun Gapura Secara Swadaya, Bukti Nyata Kepedulian Lingkungan di Sumedang
    • Viral Dulu, Bantu Nanti? Janda Korban Kebakaran Ujungjaya Menanti “Keajaiban” Birokrasi Sumedang 
      SUMEDANG, Narasi.id – Api yang melumat habis rumah milik Lina… Baca Selengkapnya: Viral Dulu, Bantu Nanti? Janda Korban Kebakaran Ujungjaya Menanti “Keajaiban” Birokrasi Sumedang 
    Copyright 2026 — Narasi.ID. All rights reserved.