
Revitalisasi TK PGRI Mandala Mekar, Hasil Pembangunan Dipastikan Sesuai Spesifikasi
SUMEDANG, Narasi.id — Pelaksanaan revitalisasi TK PGRI Mandala Mekar mendapat pengawasan dari berbagai pihak untuk memastikan seluruh pekerjaan, penggunaan material, hingga hasil akhir pembangunan sesuai spesifikasi dan standar yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil penelusuran langsung di lapangan, material yang digunakan dalam pekerjaan pembangunan terpantau sesuai dengan spesifikasi dan standardisasi proyek. Para pekerja juga terlihat menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, sebagai bagian dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja selama proses pembangunan berlangsung.
Adapun proyek revitalisasi tersebut meliputi pembangunan fasilitas sanitasi, pembangunan ruang UKS baru, serta rehabilitasi dua ruang kelas. Pekerjaan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan mendukung kegiatan belajar mengajar.
Program tersebut merupakan Bantuan pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dilaksanakan di TK PGRI Mandala Mekar. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pelaksana pekerjaan adalah P2SP, dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender, terhitung mulai 28 Juli sampai 26 Oktober 2026.
Adapun sumber pembiayaan kegiatan berasal dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan jumlah dana bantuan sebesar Rp268.794.961.
Ketua P2SP, Asep Oma, menegaskan bahwa kualitas hasil pembangunan menjadi perhatian utama. Ia tidak ingin pembangunan berhenti pada penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi harus memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah dan peserta didik.
“Sebagai pribumi, saya berkewajiban memastikan hasil pembangunan benar-benar kuat dan tahan lama demi menunjang proses belajar mengajar,” ujar Asep.
Menurutnya, penggunaan material yang sesuai spesifikasi dan pengerjaan yang mengikuti standar menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas yang dibangun maupun direhabilitasi dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.
Hal senada disampaikan Kepala TK PGRI Mandala Mekar, Dedeh Jubaedah, S.Pd. Ia mengatakan pihak sekolah bersama Ketua P2SP akan terus melakukan pemantauan selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami bersama Ketua P2SP akan selalu memastikan hasil pekerjaan benar-benar tahan lama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Sarana Prasarana PAUD, SMP dan Pendidikan Masyarakat, Taufik, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program terus ditingkatkan.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan pekerjaan di lapangan tetap mengacu pada spesifikasi teknis, standar pembangunan dan ketentuan program. Kesesuaian antara material, proses pengerjaan dan hasil pekerjaan menjadi bagian yang terus diperhatikan.
Taufik menekankan pentingnya memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi pekerjaan. Karena itu, proses pembangunan terus dipantau agar setiap tahapan berjalan sebagaimana mestinya hingga pekerjaan selesai.
Dengan adanya pembangunan sanitasi, ruang UKS baru dan rehabilitasi dua ruang kelas, revitalisasi TK PGRI Mandala Mekar diharapkan mampu memperbaiki kualitas sarana pendidikan secara menyeluruh.
Revitalisasi ini tidak sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga memastikan setiap fasilitas yang dibangun memiliki kualitas, kekuatan dan daya tahan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik dan menunjang proses belajar mengajar.
Dengan pengawasan berkelanjutan dari P2SP, pihak sekolah dan unsur terkait, pelaksanaan program revitalisasi diharapkan dapat berjalan sesuai spesifikasi, tepat sasaran dan menghasilkan sarana pendidikan yang aman, layak, berkualitas serta tahan lama. (ES/NR01)