
Konsolidasi Kuat, Kader PDI Perjuangan Sumedang Dorong Asep Ronny Hidayat Maju di Pilkada
SUMEDANG, Narasi.id – Konsolidasi organisasi yang terus digencarkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang mulai menuai aspirasi dari akar rumput. Dalam roadshow tiga hari ke 26 Pengurus Anak Cabang (PAC) serta 277 ranting hingga 2.145 anak ranting, banyak kader secara terbuka berharap Ketua DPC PDI Perjuangan Sumedang, Asep Ronny Hidayat, S.AP., dipersiapkan sebagai calon Bupati Sumedang pada periode mendatang.
Aspirasi ini belum menjadi keputusan resmi partai, mengingat PDI Perjuangan memiliki mekanisme penjaringan calon kepala daerah yang ketat dan bertingkat. Namun suara kader dinilai tetap punya nilai strategis karena mencerminkan sejauh mana seorang pemimpin diterima oleh mesin partai yang selama ini menjadi tulang punggung perjuangan politik di Sumedang.
Menanggapi menguatnya aspirasi tersebut, Asep Ronny Hidayat menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kader kepadanya merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar.
“Kepercayaan yang diemban ini adalah tugas dan tanggung jawab besar. Karena itu, saya bersama segenap kader akan terus berusaha lebih mengedepankan kejayaan partai dibanding kepentingan individu. Marwah partai jauh lebih besar,” ujarnya.
Soliditas Kader dan Tiga Modal Politik Menuju Pilkada
Salah satu kader PDI Perjuangan Sumedang yang aktif di tingkat ranting mengungkapkan, soliditas organisasi justru kian terjaga sejak kepemimpinan Asep Ronny Hidayat. Menurutnya, konsolidasi yang dilakukan tidak berhenti pada urusan politik praktis semata.
“Di bawah kepemimpinan Pak Asep Ronny, soliditas kader terasa jauh lebih kuat. Bukan cuma soal politik, beliau juga peduli pada hal-hal sosial dan aktif mendorong pelatihan keterampilan untuk kader di tingkat bawah. Karena itu kami optimistis, PDI Perjuangan di Sumedang akan makin kuat ke depan,” ujar kader tersebut.
Penguatan dukungan ini setidaknya bertumpu pada tiga modal politik yang mulai terbentuk di internal partai. Pertama, modal organisasi, ditandai struktur partai yang bergerak hingga tingkat paling bawah dengan kepengurusan yang lengkap dan aktif. Kedua, modal soliditas, terlihat dari pergantian kepengurusan yang tidak memicu fragmentasi, justru menghadirkan semangat baru yang menyatukan kader. Ketiga, modal legitimasi internal, tercermin dari dukungan yang mengalir dari PAC hingga anak ranting sebagai basis partai sendiri.
Momentum hari ketiga reses Anggota DPR RI TB Hasanuddin turut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi ini. Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi ajang penyerahan seragam partai kepada jajaran PAC dan ranting, simbol yang dalam tradisi politik berfungsi memperkuat identitas dan solidaritas kader.
Meski dukungan akar rumput terus menguat, jalan Asep Ronny Hidayat menuju kursi Bupati Sumedang masih panjang. PDI Perjuangan memiliki mekanisme penugasan calon kepala daerah yang harus dihormati seluruh kader, sementara dinamika politik lokal terus bergerak mengikuti perkembangan sosial, ekonomi, dan konfigurasi koalisi menjelang Pilkada Sumedang. Karena itu, dukungan kader hari ini dipahami sebagai sinyal politik, sekaligus tantangan bagi DPC PDI Perjuangan Sumedang untuk menerjemahkan konsolidasi organisasi menjadi kerja politik yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. (ES/NR01)