
Jembatan Corenda Sumedang Dibangun Kembali, Pelaksana Jamin Jalan Tetap Bersih dan Aman
SUMEDANG, Narasi.id – Proyek Penggantian Jembatan Corenda di ruas Jalan Situraja–Darmaraja Km 63+750, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, terus dikebut. Pelaksana proyek memastikan seluruh tahapan konstruksi tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan, termasuk pembersihan badan jalan setiap kali pekerjaan yang berpotensi menimbulkan lumpur dan debu rampung dikerjakan.
Proyek strategis ini berada di bawah pengelolaan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV (Balai IV), Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat. Pelaksanaannya dipercayakan kepada CV Arta Manunggal Perkasa dengan nilai kontrak Rp1.713.522.540, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026. Masa pengerjaan ditargetkan tuntas dalam 180 hari kalender.
Progres Pembangunan Berjalan Intensif Siang dan Malam
Pantauan di lokasi pada Senin (27/7/2026) menunjukkan progres pembangunan berlangsung cukup pesat. Alat berat terlihat aktif membongkar struktur jembatan lama sekaligus menggali pondasi baru, sementara para pekerja terus mengejar target penyelesaian di setiap tahapan konstruksi.
Proses pembongkaran dan penggalian tersebut membuat material tanah merah sempat terbawa ke badan jalan hingga menimbulkan lumpur di sekitar area proyek. Kondisi ini bersifat sementara sebagai konsekuensi wajar dari proses pembangunan. Pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan kendaraan saat melintasi lokasi pekerjaan.
Semangat percepatan proyek tampak dari jam kerja yang diperpanjang hingga malam hari. Pada Senin itu, para pekerja masih bertahan di lapangan hingga sekitar pukul 21.10 WIB, menjalankan sistem lembur agar pembangunan Jembatan Corenda dapat rampung sesuai jadwal.
Pembersihan Jalan Jadi Komitmen Utama Pelaksana
Koordinator Satuan Pelayanan (Satpel) Sumedang pada UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV DBMPR Provinsi Jawa Barat, Suranta, S.T., menegaskan bahwa kondisi jalan berlumpur hanya bersifat temporer dan merupakan bagian tak terhindarkan dari proses konstruksi.
“Pembersihan jalan akan segera dilakukan setelah tahapan penggalian selesai. Kami berupaya agar aktivitas pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang melintas,” ujarnya.
Ia berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar sehingga Jembatan Corenda yang baru bisa segera difungsikan untuk menunjang mobilitas masyarakat.
Pembangunan Jembatan Corenda menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Sumedang. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan memperlancar arus lalu lintas, meningkatkan konektivitas antar wilayah, serta mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
Selama masa pembangunan, pelaksana proyek bersama UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV terus mengoptimalkan progres pekerjaan sekaligus menjaga kebersihan area proyek, agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. (ES/NR01)