Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Login
narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

narasi.site narasi.site narasi.site

Menyajikan Narasi Berita Terbaru dan Akurat

  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Detail Berita
  • Kontak & Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Login
Home/Advetorial/Membangun Fondasi hingga Sistem : Arah Baru Pendidikan Sumedang
AdvetorialCatatan Elang SalaminaPendidikan

Membangun Fondasi hingga Sistem : Arah Baru Pendidikan Sumedang

By admin
April 24, 2026 3 Min Read
0

KEBIJAKAN pendidikan yang kuat tidak lahir dari pendekatan parsial. Ia menuntut kesinambungan antara ruang belajar, sistem pengelolaan, hingga tujuan pembentukan manusia. Tiga poros kebijakan yang diusung Kadisdik Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan memperlihatkan upaya tersebut secara utuh. Mulai dari hal paling mendasar, ditopang sistem modern, lalu diarahkan pada substansi pendidikan itu sendiri.

Poros pertama menempatkan infrastruktur sebagai pijakan utama. Pendekatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 45 yang menegaskan bahwa setiap satuan pendidikan wajib menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi kebutuhan peserta didik. Penekanan pada sanitasi, lingkungan sekolah yang asri, serta pemetaan kondisi sekolah menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kualitas ruang belajar.

Ruang yang layak melahirkan rasa aman. Rasa aman membentuk kenyamanan psikologis. Dari situ muncul motivasi belajar yang lebih stabil. Banyak kebijakan pendidikan gagal karena melompati tahap ini. Fokus langsung pada capaian akademik, tetapi mengabaikan kondisi dasar peserta didik. Dalam konteks ini, kebijakan infrastruktur bukan sekadar pembangunan fisik. Ia adalah pemulihan martabat pendidikan.

Poros kedua bergerak ke ranah tata kelola melalui digitalisasi dan sistem berbasis data. Transformasi ini relevan dengan arah kebijakan nasional dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pendidikan tidak lagi dikelola secara administratif semata, melainkan berbasis informasi yang terukur.

Dengan data yang akurat, kebutuhan sekolah dapat dipetakan secara objektif. Kebijakan tidak lagi bergantung pada asumsi. Pengawasan menjadi lebih transparan. Efisiensi meningkat karena pengambilan keputusan didukung informasi real time. Ini merupakan pergeseran penting dari birokrasi konvensional menuju manajemen pendidikan yang profesional.

Lebih jauh, digitalisasi membuka ruang integrasi antar satuan pendidikan. Sekolah tidak berjalan sendiri. Ekosistem terbentuk. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan juga menjadi lebih cepat. Dalam konteks global yang terus berubah, langkah ini bukan pilihan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak agar daerah tidak tertinggal.

Mengembalikan Makna Pendidikan: Inklusivitas dan Karakter

Jika dua poros sebelumnya berbicara tentang ruang dan sistem, maka poros ketiga menyentuh inti pendidikan manusia. Pendidikan inklusif dan penguatan karakter menjadi penegasan bahwa tujuan akhir pendidikan bukan sekadar angka, melainkan kualitas pribadi.

Kebijakan ini selaras dengan Permendikbud Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif yang menegaskan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi. Upaya menjangkau anak putus sekolah serta memperkuat pendidikan kesetaraan menunjukkan keberpihakan pada kelompok yang selama ini terpinggirkan.

Di saat yang sama, penguatan pendidikan karakter mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Nilai disiplin, kepedulian lingkungan, serta tanggung jawab sosial tidak dapat dibentuk secara instan. Ia membutuhkan pembiasaan yang konsisten dalam lingkungan pendidikan.

Pendekatan ini memberi arah yang jelas. Pendidikan tidak berhenti pada transfer pengetahuan. Ia membentuk kebiasaan, membangun kesadaran, serta menanamkan nilai yang akan dibawa peserta didik ke kehidupan sosialnya. Dampaknya tidak hanya terasa di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

Jika ditarik sebagai satu kesatuan, ketiga poros ini membentuk alur kebijakan yang runtut. Infrastruktur menghadirkan ruang belajar yang manusiawi. Digitalisasi memastikan pengelolaan yang efektif dan akuntabel. Inklusivitas serta karakter menentukan kualitas manusia yang dihasilkan.

Arah ini mencerminkan pendekatan yang berimbang. Pendidikan dipandang sebagai ekosistem, bukan sekadar program sektoral. Ada upaya menghadirkan pendidikan yang beradab melalui fasilitas yang layak. Ada dorongan menuju modernitas melalui sistem berbasis data. Ada pula penegasan makna melalui pembentukan karakter dan inklusivitas.

Dalam konteks pembangunan daerah, pendekatan seperti ini layak dibaca sebagai investasi jangka panjang. Hasilnya mungkin tidak selalu instan. Namun dampaknya akan menentukan wajah generasi mendatang. (ES/NR01)

Tags:

Dinas pendidikan SumedangDr. Eka Ganjar kurniawanTiga poros arah kebijakan Disdik Sumedang
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Halal Bihalal Kepala Desa Sumedang Perkuat Kolaborasi dan Integritas Menuju Sumedang Membumi 2026

Next

Seleksi O2SN Pencak Silat SMP Sumedang Kondusif, Kesalahpahaman Berhasil Diklarifikasi

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Recent Posts

    • SPMB Sumedang 2026 Tetap Gunakan Skema Tahun Lalu, Kadisdik Pastikan Seleksi Transparan
    • Kebangkitan Nasional 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Pendidikan Sumedang
    • Refleksi Hari Kebangkitan Nasional 2026, SMAN 1 Sumedang Perkuat Kebangkitan Pendidikan lewat Status Sekolah Maung dan Pancawaluya
    • Peningkatan Jalan Lingkungan Cirangkong dan TPT RW 08–09 Kelurahan Cipameungpeuk Dimulai
    • Infaq Rp.2.000, Manfaat Nyata bagi Masyarakat

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Mei 2026
    • April 2026
    • Oktober 2025
    • September 2025

    Categories

    • Advetorial
    • Baznas Sumedang
    • Catatan Elang Salamina
    • Destinasi Wisata
    • Detail Berita
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kabar Baznas
    • Kabar Desa
    • Kabar Parlemen
    • Kabar Sumedang
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sepak bola
    • Sosok
    • Sosok Inspiratif
    • Uncategorized
    Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
    • X
    • Instagram
    • Facebook
    • YouTube
    Work Experience

    Velora Labs

    Frontend Developer

    2021-present

    Luxora Digital

    Web Developer

    2019-2021

    Averion Studio

    Support Specialist

    2017-2019

    Available for Hire
    Get In Touch

    Recent Posts

    • SPMB Sumedang 2026 Tetap Gunakan Skema Tahun Lalu, Kadisdik Pastikan Seleksi Transparan
      oleh admin
      Mei 21, 2026
    • The Hidden Potential of Bitcoin
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      September 30, 2025
    • Kickstart Your Blogging Journey Today
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      September 30, 2025
    • Morning Routines That Boost Your Productivity
      oleh sigmacreativeindonesia@gmail.com
      Oktober 1, 2025

    Search...

    Technologies

    Figma

    Collaborate and design interfaces in real-time.

    Notion

    Organize, track, and collaborate on projects easily.

    DaVinci Resolve 20

    Professional video and graphic editing tool.

    Illustrator

    Create precise vector graphics and illustrations.

    Photoshop

    Professional image and graphic editing tool.

    Latest Posts

    • Warga Dusun Cijelag Bangun Gapura Secara Swadaya, Bukti Nyata Kepedulian Lingkungan di Sumedang
      SUMEDANG, Narasi.id — Kepedulian warga Dusun Cijelag, Desa Tomo, Kecamatan… Baca Selengkapnya: Warga Dusun Cijelag Bangun Gapura Secara Swadaya, Bukti Nyata Kepedulian Lingkungan di Sumedang
    • Ucapan Milangkala Sumedang: Taufiq Gunawansyah – Yuslita Sumartini Bilqis
    • Ucapan Hari Jadi Sumedang Ke-488
    Copyright 2026 — Narasi.ID. All rights reserved.