
20 Insan Pendidikan Sumedang Raih Penghargaan Vidya Caryena III 2026, Bukti Nyata Dedikasi Membangun Generasi Bangsa
SUMEDANG, Narasi.id – Sebanyak 20 insan pendidikan di Kabupaten Sumedang menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Vidya Caryena III Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Penghargaan diserahkan langsung di Aula Tampomas Setda pada Rabu, 6 Mei 2026, sebagai bentuk pengakuan resmi pemerintah daerah terhadap kontribusi nyata para pendidik dalam memajukan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Penghargaan Vidya Caryena III mencakup beragam kategori, mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas, satuan pendidikan, hingga peserta didik berprestasi. Keberagaman kategori ini mencerminkan komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dalam mengapresiasi seluruh ekosistem pendidikan secara menyeluruh, tidak hanya tenaga pengajar di kelas.
Bupati Sumedang Dr. Dony Ahmad Munir, ST., MM, menegaskan bahwa Vidya Caryena bukan sekadar ajang seremonial. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi nyata insan pendidikan.
“Kami sedang membangun karakter sekaligus membangun masa depan. Apa yang Bapak dan Ibu lakukan hari ini adalah bagian dari sejarah, bentuk dedikasi yang patut dibanggakan melalui karya dan kontribusi nyata,” ujar Dony.
Bupati juga mendorong para penerima penghargaan agar menjadi inspirasi bagi rekan pendidik lainnya.
“Sekolah dan insan pendidikan harus menjadi resonansi yang menggetarkan, menginspirasi, dan menularkan semangat positif kepada yang lainnya,” katanya.
Ia turut menyebutkan bahwa Kabupaten Sumedang saat ini memiliki 7.319 guru ASN yang menjadi kekuatan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Ilmu bukan hanya untuk dipelajari, tetapi harus diamalkan. Teruslah menjadi inspirasi dan jangan pernah berhenti belajar,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr. Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos., M.E, menjelaskan bahwa Vidya Caryena III tahun ini dirancang sebagai kegiatan yang lebih dari sekadar seremoni pemberian piagam. Ia memaparkan bahwa rangkaian acara melibatkan berbagai unsur pendidikan secara luas, termasuk guru, kepala sekolah, pengawas, hingga pemangku kepentingan di luar lingkungan sekolah.
Eka menegaskan bahwa salah satu keunggulan Vidya Caryena III tahun ini adalah kehadiran narasumber inspiratif yang secara langsung memberikan penguatan kapasitas dan kompetensi kepada tenaga pendidik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan adanya penguatan kapasitas serta praktik baik yang bisa langsung diterapkan di lingkungan pendidikan,” ujar Eka.
Ia menambahkan, forum seperti ini menjadi ruang strategis bagi para pendidik untuk saling berbagi praktik terbaik, memperkuat jejaring profesional, serta mendorong inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurut Eka, penguatan kompetensi tenaga pendidik merupakan investasi jangka panjang yang paling menentukan mutu pendidikan di Sumedang.
Adapun para penerima penghargaan individu meliputi Cuniarti, Rina Herlina, Dian Nurmayanti, Egi Agustian, Nanang Suryana, Ipan Hidayatuloh, Aat Nurhayati, Ahmad Fikri Mazdan, Khodijah Mustaqimah, Wawat Karwati, dan Nina Nurbaeni. Untuk kategori satuan pendidikan berprestasi, penghargaan diberikan kepada PKBM Insan Desa, SDN Malaka, dan SMPN 2 Tanjungsari.
Penghargaan peserta didik berprestasi jenjang SD diraih oleh Habil Wijaya Setiadi, sedangkan untuk jenjang SMP diberikan kepada Gilang Kencana Tirta, Richie Melvino Kosasih, dan Leonardo Cornelius Wiyanto. Sementara itu, pada kategori pegawai, penghargaan dedikatif dan inspiratif diberikan kepada Dayat Hidayatullah dan Rida Fatimah Zakiyatul Huda. Penghargaan tokoh inspiratif diserahkan kepada Dian Sukmara. (ES/NR01)