
H. Mulyana Nomor Urut 2 Usung Keberlanjutan Pembangunan untuk Cigendel Lebih Maju
SUMEDANG, Narasi.id – H. Mulyana kembali maju sebagai calon Kepala Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Ia ditetapkan sebagai calon nomor urut 2.
Membawa pengalaman memimpin Desa Cigendel pada periode sebelumnya, Mulyana mengusung pesan “Lanjutkan Pembangunan untuk Cigendel Lebih Maju” sebagai arah pembangunan desa ke depan. Baginya, pembangunan desa tidak cukup dimulai dari program baru saja, tetapi juga membutuhkan kesinambungan agar program yang sudah bermanfaat terus diperkuat dan pekerjaan yang belum tuntas bisa diselesaikan secara bertahap.
“Pencalonan ini bukan semata-mata untuk mempertahankan jabatan. Saya ingin memperbaiki apa yang menjadi kekurangan di masa lalu sekaligus melanjutkan hal-hal yang masih perlu dituntaskan. Ini merupakan bentuk keikhlasan saya untuk kembali mengabdi kepada masyarakat Cigendel,” ujar Mulyana.
Pengalaman memimpin pemerintahan desa menjadi modal utama yang ia tawarkan kepada warga. Modal itu, menurutnya, memberi pemahaman lebih konkret soal kebutuhan warga, tantangan pembangunan, dan potensi yang bisa dikembangkan Desa Cigendel. Konsep keberlanjutan yang ia usung pun tidak sekadar meneruskan program lama, melainkan juga mengevaluasi dan membenahi apa yang masih kurang. Program yang terbukti bermanfaat akan diperkuat, sedangkan program yang belum optimal akan dievaluasi agar lebih tepat sasaran.
Arah pembangunan yang ditawarkan mencakup peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, serta optimalisasi potensi dan aset desa. Sejumlah capaian yang berkaitan langsung dengan masyarakat turut menjadi pijakan, di antaranya penurunan jumlah rumah tangga miskin, pencegahan stunting terintegrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penguatan indikator pembangunan desa.
Di luar pembangunan fisik, Mulyana menaruh perhatian pada kualitas pelayanan pemerintahan desa. Kemajuan desa, menurutnya, harus dirasakan bukan hanya lewat infrastruktur, melainkan juga lewat pelayanan yang makin mudah, terbuka, dan responsif. Semangat itu ia rangkum dalam pesan “Melayani dengan Hati”, “Transparan & Amanah”, serta “Bersama Kita Bisa! Lanjutkan!” Transparansi menjadi bagian penting dari gagasannya, terutama dalam pengelolaan aset dan potensi desa agar lebih optimal dan memberi manfaat lebih luas bagi warga. Dengan pengelolaan yang baik, desa tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga punya ruang memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Mendorong Pemerataan Pembangunan
Salah satu gagasan jangka panjang yang ia sampaikan adalah mendorong pemekaran Desa Cigendel, terkait kebutuhan meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan sekaligus membuka peluang pemerataan pembangunan di wilayah desa. Pembangunan desa, menurutnya, harus bergerak seiring pertumbuhan kebutuhan masyarakat, sehingga perencanaannya perlu melihat kondisi Cigendel secara menyeluruh, mulai dari perkembangan jumlah penduduk, kebutuhan pelayanan, potensi wilayah, hingga pemerataan pembangunan.
Pada Pilkades Cigendel 2026, H. Mulyana nomor urut 2 membawa narasi yang jelas: melanjutkan hal baik yang sudah berjalan, menuntaskan pekerjaan yang tertunda, dan membenahi apa yang masih kurang untuk pembangunan yang lebih terarah. Pengalaman masa lalu dijadikannya bahan evaluasi, sedangkan keberlanjutan menjadi pijakan untuk masa depan Cigendel.
“Pengalaman, komitmen dan dedikasi untuk Cigendel yang lebih baik,” demikian pesan yang ia tekankan dalam materi pencalonannya. (P. Sofyan)