
Revitalisasi Kober Murai Sumedang Berjalan, Sarana Pendidikan dan Sanitasi Dibenahi
SUMEDANG, Narasi.id — Satuan Pendidikan Kober Murai di Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, tengah mendapatkan program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 melalui bantuan pemerintah yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan informasi pada papan proyek di lokasi, program revitalisasi tersebut memiliki nilai bantuan sebesar Rp390.512.095. Pekerjaan mencakup sejumlah pembenahan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih layak bagi peserta didik.
Ruang lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi tiga ruang kelas baru (RKB) beserta perabotnya, pembangunan area bermain berikut Alat Permainan Edukatif (APE) luar ruang, rehabilitasi toilet dan sanitasi, serta penataan lingkungan dan sanitasi.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Kober Murai dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender, terhitung mulai 22 Juli sampai 21 Oktober 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana pendidikan, khususnya pada satuan pendidikan yang membutuhkan peningkatan kualitas fasilitas pembelajaran.
Selain target penyelesaian pekerjaan, aspek mutu konstruksi dan kesesuaian material menjadi bagian penting dalam pelaksanaan revitalisasi. Material yang digunakan harus sesuai dengan spesifikasi teknis dan standarisasi proyek, sehingga hasil pekerjaan diharapkan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Kepala Seksi Sarana Prasarana SMP, PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Taufik, S.Pd., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan yang berada dalam lingkup seksinya terus diupayakan berjalan sesuai ketentuan.
Menurut Taufik, setiap kegiatan proyek sekolah diupayakan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari serta dilaksanakan dengan mengacu pada regulasi yang berlaku.
“Setiap kegiatan proyek sekolah di bawah seksi kami diusahakan tidak bermasalah dan sesuai dengan regulasi,” kata Taufik.
Kesesuaian antara perencanaan, spesifikasi teknis, penggunaan material, pelaksanaan pekerjaan dan regulasi menjadi aspek yang penting untuk memastikan anggaran pemerintah memberikan manfaat optimal bagi satuan pendidikan.
Revitalisasi Kober Murai diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Dengan nilai bantuan lebih dari Rp390 juta, pekerjaan tersebut menjadi bagian dari investasi pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pendidikan, fasilitas pembelajaran, area bermain anak, sanitasi dan kualitas lingkungan satuan pendidikan di Kabupaten Sumedang. (ES/NR01)