
Revitalisasi TK PKK Cijati Berjalan Lancar, Kualitas Bangunan Jadi Prioritas demi Keamanan Anak Didik
SUMEDANG, Narasi.id – Program revitalisasi satuan pendidikan di TK PKK Cijati, Kabupaten Sumedang, terus menunjukkan progres positif. Proyek yang dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp449.079.000 ini berjalan sesuai tahapan dan mengedepankan standar teknis untuk menghasilkan bangunan sekolah yang aman, kokoh, dan nyaman bagi peserta didik.
Dikerjakan 84 Hari, Diawasi Ketat P2SP
Berdasarkan informasi pada papan proyek, revitalisasi dilaksanakan melalui skema Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan durasi pengerjaan 84 hari kalender atau sekitar tiga bulan. Pelaksanaan pekerjaan ditangani langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Sejak dimulai, seluruh tahapan pembangunan berlangsung tertib dan lancar. Kualitas material bangunan menjadi prioritas utama agar hasil revitalisasi tidak sekadar mengejar target waktu penyelesaian, melainkan juga memiliki daya tahan yang baik serta memberikan rasa aman bagi anak-anak selama proses belajar mengajar.
Kepala TK PKK Cijati menyampaikan bahwa pihak sekolah bersama panitia pelaksana berkomitmen menjaga mutu pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, proses pembangunan berjalan dengan baik. Kami bersama panitia selalu mengutamakan kualitas material dan ketepatan pelaksanaan pekerjaan. Harapan kami, setelah revitalisasi selesai, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan aman di lingkungan sekolah yang representatif,” ujarnya.
Pengawasan Ketat Dinas Pendidikan Sumedang
Kelancaran revitalisasi ini juga tidak lepas dari pendampingan dan pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari penggunaan material hingga progres di lapangan, tetap sesuai standar kualitas.
Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Pertama, Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat pada Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Taufik, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara konsisten sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan setiap bantuan pembangunan benar-benar memberikan manfaat maksimal.
“Pengawasan merupakan bagian penting dari setiap pelaksanaan program revitalisasi. Kami ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, penggunaan material memenuhi standar kualitas, dan hasil akhirnya benar-benar menghadirkan bangunan yang aman, kuat, serta layak digunakan oleh peserta didik maupun tenaga pendidik,” kata Taufik.
Ia menambahkan, kualitas bangunan pendidikan tidak boleh dikompromikan karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan anak-anak dalam menjalani aktivitas belajar setiap hari.
“Dinas Pendidikan terus berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Harapan kami, seluruh program revitalisasi di Kabupaten Sumedang dapat selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya bagi pendidikan anak usia dini,” tambahnya.
Program revitalisasi ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Dengan ruang belajar yang lebih representatif, proses pembelajaran di TK PKK Cijati diharapkan semakin optimal dan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, serta mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal. (ES/NR01)