
Dirut Bulog Sidak Penggilingan Padi di Sumedang, Pastikan Kualitas Beras dan Ketahanan Pangan Nasional
SUMEDANG, Narasi.id – Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah mitra penggilingan padi di Kabupaten Sumedang. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah Bulog memastikan kualitas beras, penyerapan gabah petani, dan penguatan ketahanan pangan nasional.
Dua lokasi yang disambangi adalah CV Sarana Putra Dua pimpinan H. Erik Buana Herdiawan dan CV Sumber Barokah milik H. Edi. Keduanya merupakan mitra penggilingan padi Bulog yang berlokasi di Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang.
Tinjau Produksi, Dialog Langsung dengan Pelaku Usaha
Dalam sidak tersebut, Direktur Utama Bulog didampingi jajaran pimpinan Kantor Wilayah Jawa Barat dan Pimpinan Cabang Bandung beserta tim Bulog. Selain meninjau langsung proses produksi beras, rombongan turut berdialog dengan para pelaku usaha penggilingan padi mengenai penyerapan gabah, kualitas beras, hingga tantangan yang dihadapi di lapangan.
Kehadiran Ahmad Rizal Ramdhani mendapat apresiasi dari para pengusaha penggilingan padi. Langkah Direktur Utama Bulog turun langsung ke lapangan dinilai mencerminkan komitmen pemerintah dalam menuntaskan persoalan penyerapan gabah, menjaga stabilitas pasokan beras, sekaligus memperkuat sinergi antara Bulog dan mitra penggilingan padi.
Direktur CV Sarana Putra Dua, H. Erik Buana Herdiawan, menyebut sinergi antara Bulog dan pengusaha penggilingan padi menjadi kunci menjaga ketersediaan beras bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, khususnya di Kabupaten Sumedang, penyerapan gabah sudah mencapai sekitar 90 persen. Kami sebagai mitra Bulog terus berupaya semaksimal mungkin menjaga stabilitas ketahanan pangan dengan menghasilkan beras berkualitas premium,” ujarnya.
H. Erik menambahkan, kualitas beras Bulog saat ini tidak kalah dibanding beras premium yang beredar di pasaran. Seluruh proses produksi, katanya, dijalankan sesuai standar agar masyarakat mendapat beras berkualitas.
“Walaupun musim kemarau tahun ini cukup panjang, insyaallah stok beras, baik di gudang pribadi maupun di gudang Bulog, masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Pengusaha Penggilingan Siap Serap Gabah Petani
Pemilik CV Sumber Barokah, H. Edi, menegaskan seluruh pelaku usaha penggilingan padi memiliki tanggung jawab mendukung program penyerapan gabah nasional.
“Setiap pengusaha harus siap menerima gabah hasil panen para petani. Dengan begitu, petani memiliki kepastian pasar, harga tetap terjaga, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat,” tegas H. Edi.
Ia berharap sinergi antara Bulog, pengusaha penggilingan padi, dan petani terus diperkuat sehingga kesejahteraan petani meningkat, pasokan beras tetap terjaga, dan masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga stabil. (ES/NR01)