
Tradisi Marak Warnai Syukuran Panen Raya Desa Ranggasari, Wujud Syukur dan Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
SUMEDANG, Narasi.id – Suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan mewarnai Desa Ranggasari, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, Selasa (28/7/2026). Ratusan warga tumpah ruah mengikuti tradisi marak, yakni menangkap ikan dengan tangan kosong di aliran sungai, sebagai bagian dari syukuran panen raya yang menjadi tradisi tahunan masyarakat setempat.
Tradisi yang sarat nilai budaya tersebut bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen yang melimpah sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga. Hampir seluruh masyarakat Desa Ranggasari turut ambil bagian dalam kemeriahan pesta rakyat yang berlangsung penuh antusias.
Kepala Desa Ranggasari, Gunawan, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan para petani yang kembali memperoleh hasil panen memuaskan, meski tahun ini wilayah tersebut menghadapi musim kemarau.
Menurutnya, produktivitas sektor pertanian di Desa Ranggasari tetap terjaga sehingga mampu memberikan harapan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kondisi itu menjadi bukti bahwa kerja keras petani, didukung semangat gotong royong dan pengelolaan pertanian yang baik, mampu menghasilkan panen yang melampaui ekspektasi.
“Alhamdulillah, meskipun saat ini sedang musim kemarau, hasil panen di Desa Ranggasari tetap sangat memuaskan. Karena itu kami menggelar syukuran sebagai bentuk rasa terima kasih atas nikmat yang telah diberikan,” kata Gunawan.
Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian di Desa Ranggasari diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan para petani menjadi modal penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Pesta panen rakyat tahun ini juga menjadi momentum untuk melestarikan kearifan lokal melalui tradisi marak yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur yang menjadi bagian dari identitas masyarakat pedesaan.
Kemeriahan acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Surian, para kepala desa se-Kecamatan Surian, Ketua APDESI Kecamatan Surian, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama merayakan keberhasilan musim panen.
Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal, Tradisi Marak Desa Ranggasari diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat persatuan masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik budaya sekaligus mempertegas peran Desa Ranggasari sebagai salah satu sentra pertanian yang produktif di Kabupaten Sumedang. (P.Sofyan)