
Puluhan Ruas Jalan dan Jembatan Sumedang Siap Dibangun Tahun 2026
SUMEDANG, Narasi id – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menyiapkan puluhan program pembangunan jalan dan jembatan pada Tahun Anggaran 2026. Program ini mencakup rehabilitasi, rekonstruksi, pemeliharaan berkala, peningkatan jalan, hingga penggantian jembatan di hampir seluruh kecamatan, sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dan konektivitas antar wilayah di Kabupaten Sumedang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Sumedang, Deni Syafarat, S.T., M.M., menyebut pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai kebutuhan mendasar yang berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan laju pertumbuhan ekonomi daerah. Rencana tahun ini, kata Deni, disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Program pembangunan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk menghadirkan infrastruktur yang semakin mantap, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Konektivitas yang baik akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang,” ujar Deni.
Menjangkau Hampir Seluruh Kecamatan
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan Sumedang 2026 akan dilaksanakan di puluhan kecamatan, antara lain Buahdua, Cibugel, Cimalaka, Cimanggung, Cisarua, Cisitu, Conggeang, Darmaraja, Ganeas, Jatigede, Jatinunggal, Jatinangor, Pamulihan, Paseh, Rancakalong, Situraja, Sukasari, Sumedang Selatan, Sumedang Utara, Ujungjaya, Wado, Tanjungsari, Tomo, Surian, Tanjungkerta, hingga Tanjungmedar.
Sejumlah proyek strategis menjadi sorotan dalam program ini. Di Kecamatan Rancakalong, akan dibangun jalan baru menuju TPSA Cijeruk dengan dukungan APBD Provinsi Jawa Barat. Di sisi jembatan, tiga unit akan diganti, yaitu Jembatan Cipicung di Kecamatan Cibugel, Jembatan Cibayawak di Kecamatan Cisitu, dan Jembatan Sasak Beureum di Kecamatan Ujungjaya. Sementara di Kecamatan Sumedang Utara, Jembatan Pasifik dan Jembatan Cipeles (Tahu Saribumi) akan ditata melalui dukungan program CSR.
Investasi Jangka Panjang untuk Masyarakat
Deni menegaskan, pembangunan infrastruktur bukan sekadar pekerjaan fisik. Jalan dan jembatan yang layak akan memperlancar distribusi hasil pertanian, mempermudah akses menuju pusat perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata, serta memperkuat konektivitas wilayah secara menyeluruh.
“Kami berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang agar rencana pembangunan ruas jalan dan jembatan Tahun Anggaran 2026 dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” kata Deni.
Dengan cakupan yang tersebar luas, program infrastruktur 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi pembangunan Kabupaten Sumedang menuju daerah yang lebih maju, terhubung, dan berdaya saing. (ES/NR01)